Saifullah & Thifan Po Khan

Obrolan ringan untuk bersilaturrahim dan bertukar pendapat tentang Thifan Po Khan

Wednesday, June 2, 2010

Trend Latihan Bela Diri Kung Fu di Kalangan Anak-anak Gaza

KNRP - Anak-anak Gaza menemukan saluran kegiatan yang lebih positif untuk menghadapi himpitan hidup yang kian mencekik. Beberapa tempat latihan bela diri Kung Fu dibuka untuk anak-anak di Gaza, dan anak-anak Gaza pun berbondong-bondong mendaftar dan ikut pelatihan bela diri itu.

Usai berakhirnya perang Gaza beberapa bulan lalu, para psikiater di Gaza menyebutkan anak-anak merupakan bagian korban perang yang paling menderita kejiwaannya. Salah satu bentuk efeknya adalah, kecenderungan untuk melakukan kekerasan guna melampiaskan kemarahan dan kesedihan yang menggumpal dalam dada mereka. Mereka, dianggap wajar memiliki kondisi jiwa seperti itu, karena dipahami, ketidakberdayaan mereka melawan alat-alat perang Israel yang semena-mena melakukan serangan.

Dari sanalah, muncul inisiatif untuk menyalurkan gejolak emosi itu dalam bentuk yang positif, yakni latihan bela diri. Kung Fu adalah salah satu cabang bela diri yang kini mulai dibuka di Beit Laheya.

Shalih Mashri (9) yang mengikuti latihan itu mengatakan, “Olah raga ini membuat saya lebih kuat dan mampu membela diri, keluarga, tanah air saya dari orang-orang Yahudi.” Seorang murid latihan kungfu yang sudah bersabuk merah menimpali, “Kami lari rumah karena kami khawatir pemboman. Tapi setelah kami melakukan latihan setiap hari di sini, saya merasa bertambah kuat dan tidak merasa takut lagi dengan siapapun.” Ada lagi seorang anak Abu Herbeid (9) yang mengatakan hal serupa. Katanya, “Tidak ada orang yang bias menyakiti kami bila kami menjadi pahlawan kung fu. Semuanya akan takut karena kami kuat dan berani… “

Pelatih Kung Fu, Osama, mengatakan bahwa dirinya telah belajar Kung Fu sejak tiga tahun lalu. Ia mengatakan selalu bahwa apa yang diajarkannya itu kalau tidak digunakan dengan benar akan menjadi permainan yang berbahaya. “Ada sejumlah kecelakaan dalam latihan, tapi kami berusaha melatih dengan baik. Kami mencintai olrah raga ini karena hal ini menjadikan kami lebih merasa lapang dan bias menyalurkan kemampuan fisik kami.”

Menurut dr Eyad Siraj, Direktour Program Kesehatan Jiwa di Gaza, kecenderungan anak-anak kepada jenis olah raga bela diri ini memang merupakan salah satu efek perang. Peperangan yang berlangsung selama tiga minggu berturut-turut telah mewarnai jiwa anak-anak. “Perang menjadi sebab utama trend bela diri di kalangan anak-anak Gaza, karena sebelumnya trend ini tidak ada. Benturan psikologis yang dialami anak-anak menjadikan mereka cenderung pada kekerasan lebih tinggi, dan itu terlihat dalam kecenderungan mereka memilih olah raga bela diri.” Tapi ia sendiri tidak menganggap hal itu negative, justru sebaliknya, “bela diri ini baik untuk melatih diri dan menyalurkan potensi dalam diri. Tapi kita harus hati-hati agar ini tidak menjadi sarana meningkatnya kekerasan.”

Sumber : http://knrp.or.id/ ( Rabu, 19/08/2009)


Saterasna......

Monday, May 31, 2010

Ninja legendaris yang pernah ada di jepang

Ninja berasal dari cina kuno yang kemudian melanjutkan perjalanan ke Jepang selama Dinasti Tang. Orang Jepang mengembangkan seni beladiri Ninja, dengan menciptakan pembunuh yang mematikan, yang dapat menyelinap masuk tanpa terdeteksi dan kemudian menyerang secara tiba-tiba.



Asal usul ninja sangat tidak jelas dan sulit untuk dipastikan. Menurut sejarah, mereka ada sekitar abad ke-14. Dalam catatan tertulis detail kegiatan ninja bahwa mereka juga dikenal sebagai shinobi “ahli di bidang pengumpulan informasi,” atau “ahli dalam penyamaran dan bergerak secara diam-diam” yang mampu menembus wilayah musuh untuk mengamati setiap gerak-geriknya dan mendapatkan informasi rahasia tanpa terdeteksi. Pada periode Sengoku (masa peperangan di Jepang abad 15 – 17), tentara bayaran dan mata-mata untuk di sewa muncul dari daerah Iga dan Koga di Jepang, dan dari klan inilah yang kemudian banyak pengetahuan tentang ninja itu disimpulkan.


Patung Sanada Yukimura


Sarutobi Sasuke

Spoiler for 1:
Secara umum Sasuke adalah ciptaan fiksi pada era meiji yang lahir 25 Juni, 410 berdasarkan dari sejarah ninja Kozuki Sasuke. Faktanya menyebutkan bahwa dia terdaftar dalam anggota Sepuluh Pahlawan Sanada yang merupakan bukti bahwa dia pernah ada.

Sasuke adalah seorang ninja dari klan Koga, sedangkan Kirigakure Saizo adalah seorang ninja Iga. Dengan demikian, ketika Sasuke dan Saiz? muncul bersama-sama, mereka selalu digambarkan sebagai saingan berat, namun setelah direkrut ke Sanada mereka menjadi sahabat.

Sarutobi yang berarti ‘monyet melompat’, dia dikenal karena kelincahan dan kecepatannya dalam bergerak, terutama di pohon.

Sasuke meninggal ketika ia terdeteksi oleh penjaga istana. Dia berhasil melarikan diri namun sayang, dia masuk ke dalam perangkap beruang yang membuatnya terpaksa untuk mengamputasi kakinya sendiri. Dia kemudian bunuh diri di depan para penjaga istana dan mereka pun melemparkan tubuhnya ke dalam parit.


Patung Sarutobi Sasuke di Imabari Jepang


Kirigakure Saizo

Spoiler for 2:
Saizo adalah seorang ninja dari klan Iga yang ahli dalam Iga ninjutsu. Nama Kirigakure secara harfiah berarti “Kabut Tersembunyi”, dengan artian bahwa Saizo sering dikaitkan dengan kabut dan ilusi sihir. Penampilan Saizo dalam beberapa media biasanya muncul sebagai karakter yang tenang, elegan, dewasa, tampan dan kadang-kadang sebagai orang muda yang sedikit feminim.


Yuri Kamanosuke

Spoiler for 3:
Dari ke sepuluh anggota, hanya Sarutobi Sasuke dan Kirigakure Saizo lah yang paling terkenal dan sering muncul dalam berbagai media. Sisanya sangat jarang diceritakan dan bahkan kemudian beberapa dari mereka mungkin muncul dengan karakter yang samar-samar. Ada yang mengatakan Anayama Kosuke adalah seorang perempuan, dan Miyoshi bersaudara itu Nyuudou (pendeta).


Fuma Kotaro (???? – 1603)

Spoiler for 4:
Adalah ninja yang muncul pada periode Sengoku juga. Legenda mengatakan bahwa pada tahun 1596, Kotaro dilacak oleh Hattori Hanzo atas suruhan Tokugawa Leyasu. Hal ini diyakini bahwa Kotaro bertanggung jawab atas kematian Hanz? dengan memancingya ke sebuah saluran kecil yang menyebabkan kapalnya terjebak di air pasang. Kemudian pasukan Kotaro membakar saluran tersebut dengan minyak.
Ketika Tokugawa berkuasa, kekuatan Fuma-ryu berkurang menjadi sekelompok bajak laut yang sering menyerang sejumlah daerah Tokugawa. Mereka akhirnya tertangkap dan dieksekusi mati.


Fuma shuriken atau shuriken berbentuk kincir yang terkenal


Hattori Hanzo (1542 – December 23, 1596)


Spoiler for 5:
Dikenal juga dengan nama Hattori Masanari adalah seorang ninja dari klan Iga yang juga seorang samurai terkenal pada periode Sengoku.

Hattori pertama kali berperang pada usia 16 tahun, dia juga ikut serta dalam beberapa pertempuran seperti Anegawa (1570) dan MikatagaharaOda Nobunaga. Hatori memberikan masa depan kepada Tokugawa Leyasu untuk menjadi shogun dengan jalan keluar melalui daerah Koga dan Iga untuk kembali ke provinsi Mikawa, yang kemudian Leyasu memperkerjakan para ninja Iga menjadi penjaga Istana Edo (markas besar Tokugawa) (1572). Kontribusinya yang paling besar adalah pada tahun 1582, setelah kematian

Hattori Hanzo meninggal tahun 1596 pada usia 55 dengan kematian yang alami. Namun, ada legenda terkenal bahwa seorang ninja Fuma Kotaro yang telah membunuh Hanzo dalam pertempuran. Hahaha.. mana yang bener nih??


Situs Pemakaman Hattori Hanzo


Mochizuki Chiyome (abad 16)

Spoiler for 6:
Chiyome adalah seorang ninja wanita dari klan Koga yang mendirikan grup ninja beranggotakan wanita (kunoichi). Dia melatih semua anggotanya untuk menjadi pengumpul informasi yang sangat efisien, perayu yang handal, kurir, dan bila perlu menjadi pembunuh. Anggotanya juga diajarkan semua keterampilan sebagai seorang miko (penjaga kuil) yang bertugas di setiap kuil Shinto di Jepang. Hal ini memungkinkan mereka untuk mengembara kemana saja tanpa dicurigai. Mereka juga menerima pendidikan agama sebagai pelengkap dalam penyamaran.

Seiring waktu, para Kunoichi belajar lebih efektif dalam penyamaran seperti menjadi aktris, wts atau bahkan geisha. Hal ini memungkinkan mereka untuk dapat bergerak bebas di desa-desa, kota, istana dan kuil-kuil, sehingga dapat semakin dekat dengan target sasaran. Para Kunoichi lebih terfokus pada pertempuran satu lawan satu. Mereka juga dipersenjatai dengan sebuah gudang senjata mematikan yang tersembunyi dari pandangan atau tidak tampak seperti senjata sama sekali, seperti jarum, pisau belati yang tersembunyi di lengan baju mereka, dan neko-tekakushi buki atau senjata rahasia). Mereka juga dilatih untuk secara efektif membunuh target dengan menggunakan racun.


Kunoichi atau ninja wanita sedang mempraktikan keahlian mereka


Fujibayashi Nagato (abad 16)

Spoiler for 7:
Fujibayashi Nagato adalah salah satu dari tiga terbesar ninja lga setelah Hattori Hanzo dan Momochi Sandayu. Dia bekerja cukup jauh dari daerah utama kegiatan Momochi Sandayu (lga Utara), dan sangat ditakuti oleh semua orang. Namun, diyakini bahwa Momochi Sandayu dan Fujibayahi Nagato sebenarnya adalah orang yang sama, seperti disebutkan Momochi Sandayu dalam jurnal Oda Nobunaga yang menggambarkan invasi dari provinsi Iga pada 1581 atas keberanian dan kegagahannya, tapi tidak ada menyebutkan nama Fujibayashi Nagato.


Situs reruntuhan istana Momochi Sandayu


Ishikawa Goemon (1558 – 1594)

Spoiler for 8:
Adalah seorang ninja yang tidak diketahui dari mana klan-nya. Tapi dia adalah pahlawan sekaligus pencuri legendaris yang mencuri emas dan barang-barang berharga untuk diberikan kepada orang-orang miskin. Dia menjadi terkenal karena direbus hidup-hidup setelah percobaan pembunuhan yang gagal pada Toyotomi Hideyoshi. Ketel besi besar berbentuk bak mandi yang disebut Goemon-BÜRO.


Telapak tangan Goemon yang menempel di gerbang tembok kayu


Yagyu Sekishusai Taira-no-Munetoshi (1529-1606)

Spoiler for 9:
Adalah seorang samurai pada periode Sengoku yang terkenal ahli dalam Shinkage-ryu school (sekolah bayangan) yang kemudian diperkenalkan kepada klan Tokugawa. Cerita mengatakan bahwa kakek dari Munetoshi adalah seorang ninja dari klan Iga. Dia mempelajari seni bela diri dan liberal, sangat mahir dengan tombak dan pedang, serta mempelajari Confucianism (sistem filsafat dan etika dari Cina), Zen Buddhisme, dan Buddhisme Shingon.

Yagyu Sekishusai Taira-no-Munetoshi meninggal pada umur 78, tahun 1606 di Desa Yagyuu. Dan pada tahun 1650, Yagy? J?bei Mitsuyoshi (terkenal dengan legenda si mata satu atau dalam komik manga Samurai Legend), yang merupakan cucu Munetoshi dimakamkan di tempat yang sama bersebelahan dengan kakeknya.


Legenda mengatakan bahwa Munetoshi membelah batu ini dengan pedangnya. Batu besar ini disebut Itto-Seki.



Pakaian yang digunakan oleh ninja berada di musium Ninja Iga-ryu


Senjata khas ninja yaitu Kusarigama


Mizugumo atau sepatu untuk bergerak diatas air dan sepatu khusus untuk memanjat tembok


Komuso biksu adalah penyamaran yang paling sering digunakan oleh ninja

Saterasna......

Monday, January 11, 2010

Senjata-senjata Ninja

1. Kunai

Alat ini menyerupai pisau berujung runcing dan dan sering digunakan seperti kuku oleh para ninja untuk untuk menempel di dinding sewaktu memanjat atau menggali tanah.

Kunai berukuran sekitar 10-15 cm sehingga cukup kecil untuk dibawa ke mana-mana dan disembunyikan di balik baju dari penglihatan orang. Alat ini diketahui sebagai senjata standar bagi ninja seperti halnya makibishi dan shuriken. Kunai berukuran kecil disebut Tobikunai (kunai terbang) dan digunakan seperti halnya shuriken.




2. Shuriken

Shuriken adalah senjata tradisional jepang yang pada umumnya digunakan untuk melempar lawan, dan kadang digunakan untuk menusuk dan memotong arteri lawan. Shuriken dibuat dari jarum, pisau, dan bahan logam lain. Shuriken adalah senjata yang paling sering digunakan setelah katana dan naginata.

Ilmu beladiri yang menggunakan shuriken disebut Shuriken-jutsu, Shuriken-jutsu pada dulunya diajarkan di perguruan ninja.

Shuriken dikenal dengan sebutan "Bintang Ninja"



3. Katana

Katana adalah pedang panjang Jepang (daitō), walaupun di Jepang sendiri ini merujuk pada semua jenis pedang. Katana adalah kunyomi (sebutan Jepang) dari bentuk kanji; sedangkan onyomi (sebutan Hanzi) karakter kanji tersebut adalah tō. Ia merujuk kepada pedang satu mata, melengkung yang khusus yang secara tradisi digunakan oleh samurai Jepang.

Katana biasanya dipasangkan dengan wakizashi atau shoto, bentuknya mirip tapi dibuat lebih pendek, keduanya dipakai aleh anggota kelas ksatria. Kedua senjata dipakai bersama-sama disebut daisho, dan mewakili kekuatan sosial dan kehormatan pribadi samurai.Pedang panjang dipakai untuk pertempuran terbuka, sementara yang lebih pendek dipakai sebagai senjata sampingan (side arm), lebih cocok untuk menikam, pertempuran jarak dekat, dan seppuku (suatu bentuk ritual bunuh diri).

Katana terutama digunakan untuk memotong,dan diutamakan dipakai dengan dua pegangan tangan. Sementara seni praktis penggunaan pedang untuk tujuannya semula telah usang, kenjutsu dan taijutsu beralih menjadi seni bela diri modern.

Pedang Jepang yang asli sekarang ini adalah barang yang langka, walaupun yang benar-benar antik dapat diperoleh dengan harga yang sangat mahal. Katana dan wakizashi modern hanya dibuat oleh sedikit praktisi berlisensi yang masih membuat kerajinan senjata ini sekarang, meskipun katana "Type 98" juga langka.



4. Bom Asap
ada 3 macem yaitu : asap.racun,sinar (flash grenade)
yang asap buat distraction
yang racun ga terlalu mematikan tapi bikin kita batuk2 ga karuan
yang flash buat ngagetin musuh dan serangan kejutan alias surprise attack



5. exploding tag
ini semacem kertas yang meledak dalam waktu singkat..
biasanya di iket ke kayu atau kunai n' shuriken.. trus ntar "KABOOOOM"...



6. Makibishi
kaya paku tapi bercabang tiga...
keinjek tamat deh kaki agan2... nacep pasti!


Sumber : haxims.blogspot.com

Saterasna......

Tuesday, August 11, 2009

SAMITA : Sepak Terjang Hui Sing, Murid Perempuan Cheng Ho

Kenapa novel ini diulas dalam blog Thifan? mungkin itu yang ada di benak sobat, pertanyaan itu akan segera terjawab. Sebelumnya, coba simak dulu sinopsis novel ini .

* * *
Hui Sing harus meninggalkan Tiongkok, mengikuti gurunya, Laksamana Cheng Ho. Sampai di tanah Jawa, gadis belia ini terjebak dalam perseteruan berdarah antara majapahit dan Blambangan. Cintanya jatuh kepada orang yang salah, bahkan nyawanya terancam oleh pengkhianatan beruntun. Dalam harapan yang hampir putus, napas nyaris mendekati ujungnya, Hui Sing memutuskan untuk bangkit, melawan takdir!

Novel berlatar belakang keruntuhan kejayaan Majapahit ini menghamparkan perjuangan panjang seorang pendekar Muslimah dalam menemukan jati dirinya. Terpisah ribuan mil dari tanah kelahirannya, Hui Sing berjuang seorang diri meredam pengkhianatan, menundukkan penguasa bodoh, sekaligus menemukan cinta sejatinya.

* * *

Suatu hari, selepas membimbing latihan Thifan Po Khan di daerah Parung Bogor, saya disodori oleh salah seorang tamid sebuah buku novel berjudul, "SAMITA: Bintang Berpijar di Langit Majapahit". Awalnya saya kurang paham maksud tamid tersebut menyodorkan novel itu, sampai akhirnya tamid tersebut bertanya.

"Ustadz, apakah Thifan memiliki Kitab Kutub Beku seperti di novel ini?

Bisa saja saya langsung menjawab "tidak ada!", tapi saya harus bersikap hati-hati dalam menjawab pertanyaan ini, saya segera meraih novel tersebut, daftar isinya saya lihat, terus penulisnya juga saya baca, plus Daftar Pustaka. Dari situ saya bisa memberikan jawaban.

"Thifan tidak memiliki Kitab Kutub Beku, ini hanya karya imajinasi penulis saja, ia bukan orang yang paham Thifan Po Khan secara mendalam, penulis hanya mengutip istilah-istilah Thifan dari situs ini" Saya menunjukan situs rujukan yang ada di Daftar Pustaka.

Waktu itu sempat terbesit untuk membeli dan memiliki novel tersebut, hanya sebagai koleksi pribadi saja, karena novel tersebut sedikit membahas tentang Thifan Po Khan.

Dua tahun lebih sudah berlalu, saya sudah melupakan kejadian itu. Hingga pada suatu kesempatan, saya membeli beberapa buah buku pada Jakarta Book Fair di kawasan Senayan, salah satunya novel "SAMITA : Sepak Terjang Hui Sing, Murid Perempuan Cheng Ho". Awalnya saya hanya ingin sekedar membaca saja, menambah wawasan dan mengambil hikmah dari sebuah kisah, meskipun itu hanya novel fiksi, tapi, saya mulai penasaran, awal-awal cerita sudah 'menyinggung' kata 'Thifan', sejauh mana penulis memahami Thifan Po. Pertanyaan tamid tentang Kitab Kutub Beku pun terngiang lagi di telinga.

Setelah saya baca sampai selesai, sepertinya cukup banyak yang harus diluruskan, saya khawatir ada tamid Thifan Po Khan yang membaca novel ini, lalu ditelan bulat-bulat, memahami Thifan Po Khan seperti yang digambarkan dalam novel ini.

Penulis novel ini, Tasaro dengan gamblang menuturkan bahwa Laksamana Cheng Ho adalah salah satu pendekar Thifan Po Khan yang mewarisi Kitab Kutub Beku, sebuah kitab yang akan menuntun si pemiliknya untuk memiliki daht dingin yang sangat dahsyat.

Dalam novel inipun, beberapa kali Tasaro mengutip istilah-istilah yang ada di kitab Thifan Po Khan, di antaranya : daht dingin, jurus Po Nyi'r, Po Ung'r, Po Khe, Fuke kotli ey, Nuruty doty, Nuruty tsuten dan lainnya.

Terlepas dari penilaian pro dan kontra para thifaner terhadap novel ini, sebenarnya sah-sah saja seorang Tasaro membuat novel fiksi seperti ini. Novel fiksi ini hanya karya imajinasi Tasaro sebagai seorang novelis. Ingat! hanya karya imajinasi!. Tapi karena fiksi ini mengutip istilah-istilah yang ada di kitab Thifan Po Khan, saya merasa perlu memberikan sedikit tanggapan atas isi novel ini.

Ada beberapa point yang ingin saya sampaikan:

  1. Thifan Po Khan beladiri khusus untuk Muslim
    Syarat utama untuk belajar Thifan Po Khan adalah muslim. Tapi dalam novel ini dikisahkan, bahwa Laksamana Cheng Ho mempunyai tiga murid, Hui Sing beragama I ce lan (Islam), Juen Sui beragama Fu-ciau (Budha) dan Sien Feng berkeyakinan Dao (Tao). (halaman 41).
  2. Thifan Po Khan tidak memperbolehkan bentuk tasyabuh
    Halaman 47, "Hui Sing memejamkan matanya. Dara itu duduk bersila .............. Dua telapak tangannya menengadah dan diletakkan di atas lutut. Ujung jari tengah dan ibu jarinya menyatu, sedangkan tiga jari lainnya meregang..........." sikap duduk seperti ini (meditasi) merupakan bentuk tasyabuh (menyerupai) cara beribadah agama lain, yang jelas-jelas Thifan tidak memperbolehkan tamid-tamidnya melakukan gerakan seperti itu. Thifan sangat keras terhadap bentuk tasyabuh apapun.
  3. Dalam kajian Thifan tidak ada Kitab Kutub Beku
    "Kitab Kutub Beku yang memuat 99 jurus inti penyempurnaan daht dingin, merupakan kitab ....." (halaman 72).
  4. Untuk meningkatkan daht dingin, tidak bisa dilakukan dalam dua atau tiga hari, perlu latihan yang cukup lama dengan kajian yang sangat mendalam.
    Dalam novel ini Sien Feng, murid Laksamana Cheng Ho (pengkhianat yang mencuri kitab kutub beku) bisa meningkatkan daht dinginnya dalam beberapa hari setelah mempelajari kitab yang dicurinya.

Baru point-point diatas yang bisa saya kritisi, jika sobat Thifaner mau menambahkan silahkan, saya tunggu komentarnya.

Akhir kata, mungkin terlintas pertanyaan di benak sobat, apakah Laksamana Cheng Ho salah seorang pendekar Thifan Po Khan? Wallaahu'alam.

Saif

Saterasna......

Monday, July 27, 2009

Uighur - Etnis Yang Terlupakan

Perlawanan kaum Uigur di wilayah barat laut Cina. Etnis yang sama sekali tidak dikenal ini tiba-tiba menjadi sorotan utama media massa di seluruh dunia.

Awal bulan Juli 2009 terjadi bentrokan berdarah antara etnis Uigur yang muslim dan etnis Han-Cina di Ürümqi, ibukota Provinsi Xinjiang di Cina. Menurut laporan resmi pemerintah Cina 158 orang tewas dan lebih dari 1000 luka-luka. Kelompok Uigur sebaliknya memperkirakan jumlah korban mencapai 800 orang.

Pemerintah Cina mengumumkan akan menindak keras dalang-dalang dari kerusuhan tersebut. Mereka bahkan bisa terancam hukuman mati.

Kaum Uigur sebenarnya termasuk etnis Turk, yaitu etnis di daerah antara Asia dan Eropa yang memiliki rumpun bahasa Turki. Jumlah suku Uigur kira-kira 10 juta orang.



Mereka penganut aliran Islam moderat. Lebih dari 8 juta warga Uighur hidup di bagian timur wilayah Turkistan di barat laut Cina. Di Cina daerah ini dinamakan “Xinjiang” (provinsi perbatasan yang masuk belakangan). Tahun 1955 Cina memasukkan Xinjiang ke dalam wilayahnya. Pemerintah lalu menggagas program migrasi besar-besaran etnis Han-Cina ke sana. Sejak itu warga Uigur berjuang untuk melepaskan diri dari Cina.

Sejak serangan teroris 11 September 2001, pemerintah di Beijing selalu berusaha mempengaruhi opini publik bahwa gelombang protes kaum Uigur adalah aksi teroris.


Sama seperti Tibet, Provinsi Xinjiang pun kaya akan sumber-sumber alam seperti minyak dan gas bumi, uranium, platina dan tembaga. Namun kekayaan ini hanya bisa dinikmati oleh Cina. Sebaliknya sekitar 90% warga Uigur hidup di bawah garis kemiskinan.

Tempat yang ramai dikunjungi adalah pasar dan bazar. Di foto terlihat suasana di kota Upal, sebuah kota kecil yang terletak di jalur sutra antara China dan Pakistan.


Seorang pedagang ternak dari etnis Uigur sedang menunggu pembeli di pasar ternak di Kashgar.


Di Provinsi Xinjiang warga Uigur sangat jarang mendapat pekerjaan yang layak. Menguasai bahasa Cina adalah tuntutan terpenting agar bisa sukses dalam kerja. Karena itu kalau beruntung warga Uigur harus puas menerima pekerjaan kecil-kecilan atau kerja sambilan.


Kota Khotan yang terletak di bagian selatan jalur sutra, sangat terkenal dengan produksi karpet yang sangat mempesona. Karpet-karpet ditenun dari benang wol dan sutra, diselingi benang-benang emas dan perak. Produksi kerajinan tangan ini telah dimulai sejak berabad-abad. Sampai hari ini karpet dari Khotan merupakan salah satu produksi ekspor terpenting di daerah yang sampai kini masih belum terjamah sumber-sumber daya alamnya ini.


Seorang petani Uigur sedang bekerja di perusahaan kapas di Yarkand. Walaupun produksi kapas di Cina sanggup memenuhi dua pertiga kebutuhan kapas dalam negeri, Cina masih harus mengimpor kapas dari luar negeri karena peningkatan kebutuhan kapas oleh perusahaan tekstil yang kian berkembang pesat.


Di daerah Turpan merupakan wilayah penghasil buah anggur terbaik dan juga anggur kering. Kalau musim panen tiba, para wanita pemetik anggur dari suku Uigur dipekerjakan di sana.


Sejak bertahun-tahun pejuang hak-hak asasi manusia dari Uigur, Rebiya Kadeer, memperjuangkan hak-hak warga Uigur di barat laut Cina. Mantan pengusaha wanita yang selama 5 tahun harus mendekam di penjara Cina ini saat ini tinggal di Amerika Serikat. Di mata pimpinan Cina, Kadeer adalah dalang di balik kerusuhan di Provinsi Xinjiang.


Menara mesjid yang terlihat sangat unik ini adalah bagian dari mesjid Sugong di kota Turpan. Menara Emin ini merupakan simbol kota Turpan dan dibangun di abad ke-18 dengan meniru gaya mesjid Afghanistan.


Pada hari pertama hari raya Iedul Fitri yang berlangsung 3 hari, warga Uigur berdoa di pemakaman Tahtakoruk sebagai tanda berakhirnya masa puasa di bulan Ramadhan. Dalam waktu 3 hari tersebut semua orang berpesta bersama keluarga dan sahabatnya, berziarah ke makam dan memberikan sedekah kepada fakir miskin.

Kebebasan etnis Uigur dalam menjalankan agamanya sangat dikekang oleh pemerintah Cina.


Panorama sore hari di kota tua Kashgar. Ketika matahari telah tenggelam di balik cakrawala dan tak tampak lagi bayang-bayang, maka dimulailah acara berbuka puasa di bulan Ramadhan.

Anne Clauberg/Samuel Limahekin
Editor: Ayu Purwaningsih

Sumber :
http://www.dw-world.de/


Saterasna......

Tuesday, July 21, 2009

Bahasa Uighur

Bahasa Uighur*) atau Uyghur merupakan anak cabang dari bahasa-bahasa Turki, dengan penutur diperkirakan mencapai 8 - 8,8 juta jiwa. Bahasa Uighur memiliki keserupaan dengan bahasa-bahasa Turki lainnya, jika anda menguasai bahasa Uighur maka anda tidak akan menghadapi banyak kesulitan bila berbicara dengan penutur bahasa Uzbek maupun Kazak, karena kesamaan dalam kosakata maupun strukturnya.

Asal Mula Bahasa Uighur

Bahasa Uighur berakar dari bahasa Turki kuno yang hidup di kawasan Asia Tengah, tepatnya dari kelompok bahasa Chagatay. Para sejarawan Tiongkok berpendapat bahwa apa yang disebut Uighur saat itu menggunakan bahasa yang disebut Huihu dan Tujue yang menjadi bahasa antarbangsa di wilayah tersebut selama berabad-abad. Bahasa Huihu dipakai di kerajaan-kerajaan seperti : Kerajaan Tujue, Kerajaan Kara, Huihu, Dinasti Liao Barat, Ke-Khan-an Jinzhang, Ke-Khan-an Chagatay, dan Kekaisaran Timur. Bahasa inilah yang kemudian berkembang menjadi Bahasa Uighur yang sekarang ini.

Pada abad ke-10, ketika kelompok ini menganut agama Islam, kosakata bahasa Arab dan Persia mulai memasuki bahasa ini dan menjadikan bahasa Uighur sebagai bahasa yang sangat kaya.

Daerah Sebar Bahasa

Bahasa Uighur menjadi bahasa resmi di wilayah otonomi Xinjiang Uighur, Tiongkok. Tersebar juga di wilayah-wilayah lain di Tiongkok, selain itu ada sekitar 300.000 penutur di Kazakstan, Kirgiztan dan Mongolia. Ada juga sekitar puluhan keluarga Uighur yang hidup di bagian utara Pakistan dan komunitas berbahasa Uighur lainnya di Uzbekistan, Tajikistan, Afganistan, Turki, Amerika Serikat dan lainnya.

Status Bahasa

Bahasa Uighur merupakan bahasa resmi di wilayah otonomi Xinjiang Uighur dan sejajar dengan 56 bahasa lainnya di Tiongkok. Bahasa ini dipakai dalam kehidupan sehari-hari, dan diajarkan di sekolah-sekolah di seluruh Xinjiang. Namun demikian, Bahasa Tionghoa atau Han tetap wajib dipelajari sebagai bahasa Nasional.

Kosakata

Kosakata Bahasa Uighur berakar dari Turki, namun banyak mendapat pengaruh dari Bahasa Persia dan Bahasa Arab. Untuk istilah-istilah internasional, Uighur banyak menyerap kosakata Bahasa Rusia dan Bahasa Tionghoa.

Sistem penulisan

Pada masa pra-Islam, bahasa Uighur ditulis dengan huruf Orkhon yang serupa dengan huruf Runik, kemudian semenjak Islam mulai dianut masyarakat Uighur(tepatnya abad ke 10 Masehi), semua penulisan memakai huruf Arab. Pemerintah Komunis Tiongkok pada tahun 1969 berupaya memperkenalkan huruf Latin sebagai sistem penulisan manunggal bagi Bahasa Uighur, namun usaha tersebut tidak berhasil, sehingga pada tahun 1983 huruf Arab yang dimodifikasipun kembali diperkenalkan sebagai satu-satunya sistem penulisan bagi Bahasa Uighur. Perbedaannya adalah dengan ditambahkannya beberapa diakritik khusus yang sesuai dengan pengucapan lidah setempat. Sedangkan masyarakat Uighur di negara-negara bekas Uni Soviet menggunakan huruf Sirilik. Berikut ini contoh perbandingan sistem penulisan antara Arab-Uighur, Latin Turki dan Latin sistem IPA.

Perbandingan Abjad Uighur

Huruf Arab Uighur merupakan satu-satunya sistem penulisan huruf Arab yang paling mudah dibaca, bahkan penciptaan sistem baru ini dianggap sebagai salah satu sistem yang paling konsisten. Tidak seperti sistem penulisan pada Bahasa Arab, Bahasa Urdu, Bahasa Persia maupun Bahasa Pashtun dimana sistem bacanya tidak konsisten dengan penulisannya. Jadi, orang tidak akan mengalami kesulitan dalam membaca huruf Arab Uighur ini.

Dialek Uighur

Bahasa Uighur baku diambil dari bahasa Uighur yang dipakai oleh warga Urumqi, ibukota Xinjiang Uighur. Secara umum, dialek bahasa Uighur terdiri atas dialek UighurPusat (Central Uyghur), Hotan' dan Lopnur.

Kesusasteraan Uighur

Kesusateraan dalam bahasa Uighur juga sangat kaya, tidak heran pada masa lalu kawasan Xinjiang Uighur atau dikenal dengan Turkestan Timur merupakan salah satu pusat kebudayaan Islam di barat Tiongkok dan telah dikenal sejak zaman sebelum Masehi sebagai perlintasan jalur sutera.

Contoh Ungkapan Bahasa Uighur

* Yaxshimusiz?: Apa kabar?
* Ismingiz nime?: Siapa namamu?
* Mening ismim....: Nama saya.....
* Rehmet sizge: Terima kasih

Sumber : Wikipedia

Note:
*) Dalam kitab Thifan Po Khan, Uighur ditulis Wigu

Saterasna......

Thursday, February 5, 2009

Efek air hangat bagi jantung

Orang-orang Jepang dan China telah membiasakan minum Teh Panas atau Sup Panas usai makan dan bukannya air dingin. Ternyata kebiasaan mereka itu dapat mengurangi ataupun menghambat munculnya serangan jantung.

Memang enak, minum air dingin usai makan, seperti : Cola dingin, teh manis dingin, es krim atau sirup dingin lainnya, tapi ingat……. ! hal itu bisa berakibat fatal. Kondisi dingin akan membekukan makanan berminyak yang baru dimakan. Ini akan memperlambat proses pencernaan.

Bila lemak-lemak terbentuk dalam usus, ia akan mempersempit saluran pencernaan dan lama kelamaan akan menyebabkan lemak berkumpul sehingga kita semakin gemuk atau menuju ke arah munculnya berbagai penyakit.

Untuk menghindari hal demikian terjadi, biasakanlah minum air panas, teh panas atau yang lainnya. Tentu saja dengan panas yang layak untuk diminum. Kurangi kebiasaan meminum minuman dingin baik yang telah didinginkan di kulkas atau dicampur es. Minuman yang dingin bisa mengakibatkan mengkerutnya saluran-saluran darah dari yang besar hingga sekecil diameter rambut kita.

Tentang air panas kaitannya dengan “serangan jantung” tentu ada korelasinya. Bagi mereka yang memiliki penyakit jantung koroner berapapun persentase penyumbatannya, akan memudahkan terjadinya serangan jantung apabila terbiasa minum air dingin. Hal demikian karena saluran koronernya bisa mengeras dan atau mengkerut sehingga lubang salurannya bisa mengecil yang pada gilirannya dapat menghambat laju dari ke jantung. Oleh karena itu, untuk menghambat proses mengkerut dan mengerasnya saluran koroner, biasakanlah meminum air panas.

Bagi mereka yang mendapat serangan jantung koroner, ada baiknya minum air panas untuk mengembangkan saluran koronernya memperlancar laju darah, sebelum diambil tindakan medis selanjutnya.

Setiap orang harus mengenali tanda-tanda serangan jantung terutama jantung koroner. Apabila tangan sebelah kiri merasakan sering pegel-pegel mulai dari jari tangan hingga bahu dan kemudian diikuti seringnya kesemutan. Kemudian, rasa sakit di dada sebelah kiri hingga tembus ke punggung. Selanjutnya diikuti rasa pusing, sesak nafas dan berkeringat dingin. Maka gejala-gejala demikian adalah awal atau permulaan serangan jantung. Apabila kita mengenali gejala tersebut, maka segeralah melakukan tindakan yang diantaranya minum air panas, sebelum meminum obat-obat untuk mengencerkan darah seperti Trombo aspilet, ascardia atau palavic.

Terapi saluran koroner dengan air panas yang diminum itu, tentu saja hanya sebagai mencegah berlanjutnya serangan jantung. Jalan yang terbaik untuk mencegah munculnya serangan jantung koroner itu adalah perilaku sehat kita, sebagaimana tips di bawah ini.

Pertama, melakukan tindakan olah raga secara rutin sesuai dengan porsi usia dan dilakukan secara konsisten. Kalau memungkinkan, dilakukan setiap hari dengan minimal 10 ribu langkah ;

Kedua, makanlah yang baik dan halal serta menghindari yang berkadar lemak tinggi seperti pada daging jeroan, bersantan, berminyak (Goreng-gorengan), dan yang mengandung zat kimia (pemanis, pengawet dan pelezat). Hindari merokok. Ini berbahaya.

Ketiga, hidup bersahaja, bersabar, hidup bersih diri dan lingkungan, serta menerima apa adanya atas rezeki yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa ;

Keempat, untuk mengurangi kadar kolesterol dalam darah kita, maka biasakan melakukan diet melalui puasa atau mengurangi makanan seperti pada point kedua ;

Kelima, apabila saat ini kita sudah merasakan gejala serangan jantung, maka rajinlah konsultasi dengan dokter.

Samakin banyak kita mengenali gejala awal serangan jantung, dan melakukan tindakan-tindakan sebagai point kesatu hingga keenam, maka akan semakin terbuka lebar terhindar dari serangan jantung yang mematikan.

Sumber : http://www.cyberforums.us/

Saterasna......