Saifullah & Thifan Po Khan

Obrolan ringan untuk bersilaturrahim dan bertukar pendapat tentang Thifan Po Khan

Thursday, February 5, 2009

Efek air hangat bagi jantung

Orang-orang Jepang dan China telah membiasakan minum Teh Panas atau Sup Panas usai makan dan bukannya air dingin. Ternyata kebiasaan mereka itu dapat mengurangi ataupun menghambat munculnya serangan jantung.

Memang enak, minum air dingin usai makan, seperti : Cola dingin, teh manis dingin, es krim atau sirup dingin lainnya, tapi ingat……. ! hal itu bisa berakibat fatal. Kondisi dingin akan membekukan makanan berminyak yang baru dimakan. Ini akan memperlambat proses pencernaan.

Bila lemak-lemak terbentuk dalam usus, ia akan mempersempit saluran pencernaan dan lama kelamaan akan menyebabkan lemak berkumpul sehingga kita semakin gemuk atau menuju ke arah munculnya berbagai penyakit.

Untuk menghindari hal demikian terjadi, biasakanlah minum air panas, teh panas atau yang lainnya. Tentu saja dengan panas yang layak untuk diminum. Kurangi kebiasaan meminum minuman dingin baik yang telah didinginkan di kulkas atau dicampur es. Minuman yang dingin bisa mengakibatkan mengkerutnya saluran-saluran darah dari yang besar hingga sekecil diameter rambut kita.

Tentang air panas kaitannya dengan “serangan jantung” tentu ada korelasinya. Bagi mereka yang memiliki penyakit jantung koroner berapapun persentase penyumbatannya, akan memudahkan terjadinya serangan jantung apabila terbiasa minum air dingin. Hal demikian karena saluran koronernya bisa mengeras dan atau mengkerut sehingga lubang salurannya bisa mengecil yang pada gilirannya dapat menghambat laju dari ke jantung. Oleh karena itu, untuk menghambat proses mengkerut dan mengerasnya saluran koroner, biasakanlah meminum air panas.

Bagi mereka yang mendapat serangan jantung koroner, ada baiknya minum air panas untuk mengembangkan saluran koronernya memperlancar laju darah, sebelum diambil tindakan medis selanjutnya.

Setiap orang harus mengenali tanda-tanda serangan jantung terutama jantung koroner. Apabila tangan sebelah kiri merasakan sering pegel-pegel mulai dari jari tangan hingga bahu dan kemudian diikuti seringnya kesemutan. Kemudian, rasa sakit di dada sebelah kiri hingga tembus ke punggung. Selanjutnya diikuti rasa pusing, sesak nafas dan berkeringat dingin. Maka gejala-gejala demikian adalah awal atau permulaan serangan jantung. Apabila kita mengenali gejala tersebut, maka segeralah melakukan tindakan yang diantaranya minum air panas, sebelum meminum obat-obat untuk mengencerkan darah seperti Trombo aspilet, ascardia atau palavic.

Terapi saluran koroner dengan air panas yang diminum itu, tentu saja hanya sebagai mencegah berlanjutnya serangan jantung. Jalan yang terbaik untuk mencegah munculnya serangan jantung koroner itu adalah perilaku sehat kita, sebagaimana tips di bawah ini.

Pertama, melakukan tindakan olah raga secara rutin sesuai dengan porsi usia dan dilakukan secara konsisten. Kalau memungkinkan, dilakukan setiap hari dengan minimal 10 ribu langkah ;

Kedua, makanlah yang baik dan halal serta menghindari yang berkadar lemak tinggi seperti pada daging jeroan, bersantan, berminyak (Goreng-gorengan), dan yang mengandung zat kimia (pemanis, pengawet dan pelezat). Hindari merokok. Ini berbahaya.

Ketiga, hidup bersahaja, bersabar, hidup bersih diri dan lingkungan, serta menerima apa adanya atas rezeki yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa ;

Keempat, untuk mengurangi kadar kolesterol dalam darah kita, maka biasakan melakukan diet melalui puasa atau mengurangi makanan seperti pada point kedua ;

Kelima, apabila saat ini kita sudah merasakan gejala serangan jantung, maka rajinlah konsultasi dengan dokter.

Samakin banyak kita mengenali gejala awal serangan jantung, dan melakukan tindakan-tindakan sebagai point kesatu hingga keenam, maka akan semakin terbuka lebar terhindar dari serangan jantung yang mematikan.

Sumber : http://www.cyberforums.us/

Saterasna......

Wednesday, January 21, 2009

Serangan Jantung Saat Berolahraga

Banyak kasus yang terjadi meninggal saat berolah raga. Mungkin Anda pernah mendengar berita meninggalnya Basuki, pelawak senior di Indonesia. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan:

Hindari Olahraga Permainan

Sebetulnya olahraga sangat penting untuk kesehatan jantung. Menurut Dr. Michael Triangto, Sp.KO, olahraga bermanfaat antara lain untuk menguatkan otot, tulang, jantung, dan paru-paru, serta melancarkan peredaran darah.

Lalu, mengapa orang justru meninggal mendadak saat sedang berolahraga? Adakah olahraga tertentu yang membahayakan kesehatan? Olahraga apa saja yang baik untuk kesehatan jantung?

Menurut Kepala Departemen Kedokteran Olahraga PB PBSI (Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia) ini, jenis olahraga yang dianjurkan untuk memelihara kesehatan bukan olahraga prestasi atau yang sifatnya permainan, seperti bulutangkis, tenis, sepakbola, ataupun futsal. "Olahraga yang sifatnya permainan tidak dianjurkan karena temponya bisa tiba-tiba cepat atau tiba-tiba melambat," ujarnya.

Banyak kejadian meninggal saat melakukan olahraga prestasi, terutama pada mereka yang memillki risiko tinggi mengalami gangguan jantung. "Terutama jika umur sudah di atas 50 tahun," katanya.

Untuk menghindari musibah tersebut, Dr. Michael menganjurkan mereka yang berisiko mengalami gangguan jantung memilih olahraga jenis aerobik saja. Jalan cepat, joging, berenang, bersepeda, dayung, atau senam jantung sehat tidak membahayakan kerja jantung.

Olahraga jenis aerobik dianjurkan karena memacu kerja jantung secara bertahap. Pengertiannya, olahraga jenis ini memacu jantung untuk mengambil oksigen sebanyak-banyaknya guna memenuhi kebutuhan oksigen ke seluruh tubuh.

Minimal olahraga ini dilakukan 15-30 menit secara rutin tiga kali sepekan, dalam hari yang tidak berurutan. Hal ini untuk meningkatkan kebugaran. Menghindari lift, lalu naik tangga juga termasuk olahraga aerobik. Parkir mobil di tempat yang jauh dad pintu masuk, lalu berjalan, juga sangat dianjurkan.

Bahaya di Atas 30

Mereka yang tidak terbiasa berolahraga, sebaiknya mengecek kondisi kesehatannya terlebih dulu sebelum ikut olahraga permainan. Walau terlihat sepele, hal ini harus dilakukan agar tidak fatal akibatnya.

Kematian mendadak sesaat setelah melakukan olahraga permainan terjadi karena tubuh tidak terbiasa melakukan aktivitas fisik yang berat. "Olahraga futsal, seperti yang dilakukan almarhum Basuki, termasuk dalam kategori aktivitas fisik berat. Bisa saja dia sudah mengalami kelainan pada jantung, sehingga aktivitas fisik berat tersebut menambah beban pada jantungnya," ujar Dr. Sadoso Sumosardjuno, Sp.KO, redaktur ahli Gaya Hidup Sehat.

Bila hendak melakukan olahraga permainan, cek dahulu kesehatan atau kondisi tubuh. "Jangan melakukannya secara mendadak, padahal kita tidak tahu kondisi tubuh," kata dokter senior di bidang kesehatan olahraga ini.

Selain itu, juga ada kemungkinan kebiasaan yang kurang menguntungkan. Contohnya, malam sebelum melakukan olahraga permainan tersebut, tidur terlalu larut atau memiliki kebiasaan jelek seperti merokok.

Langkah lain yang juga harus dilakukan sebelum melakukan olahraga permainan, terlebih pada mereka yang jarang atau sama sekali tidak pernah berolahraga, tentu saja dengan berlatih sedikit demi sedikit. Perubahan mendadak untuk badan yang tidak terlatih dengan baik malah bisa membahayakan.

Sebaliknya, bagi mereka yang memiliki kebiasaan jalan kaki setiap pagi dan kemudian bermain olahraga permainan, tentu saja tidak menjadi masalah. Sebab, kondisi jantungnya sudah terbiasa dengan latihan rutin.

"Hal penting yang perlu diingat adalah tidak melupakan pemanasan. Pemanasan itu sangat diperlukan," kat Dr. Sadoso. Pemanasan bukan hanya untuk olahraga permainan, tetapi setiap akan melakukan olahraga apapun.

Kalaupun kurang pemanasan dan kondisi tubuh baik-baik saja, dalam arti tidak memiliki gangguan penyakit, tidak berakibat terlalu fatal, mungkin pingsan. Namun, akan menjadi fatal bila ada penyebab lain yang menyertai.

Menurut Dr. Sadoso, "Sebenarnya tidak terlalu masalah bila mereka yang berusia di atas 30 tahun melakukan olahraga permainan kalau kondisi tubuhnya baik, kesehatan jantungnya juga baik, istirahat cukup."

Dengan kata lain, baru mau melakukan olahraga permainan ketika usia sudah di atas 30 tahun, dan jantung tidak terlatih, sebaiknya berpikir berulang-ulang kalau tidak mau mati mendadak.

Olahraga yang Cocok

Berbagai penelitian memperlihatkan bahwa olahraga teratur dapat membantu menurunkan risiko terkena penyakit jantung. Olahraga bersifat aerobik cenderung memberi keuntungan besar, tetapi beberapa di antaranya, seperti berlari, sering terlalu berat untuk persendian bagi orang yang mulai usia lanjut.

Ada beberapa jenis olahraga yang menguntungkan dan tidak terlalu sulit dilakukan orang lanjut usia. Meski begitu, Anda tetap harus minta petunjuk dokter sebelum menjalankan program olahraga.

• Renang adalah jenis olahraga yang paling lengkap. Olahraga ini menggerakkan semua otot tubuh dan jarang menyebabkan luka karena tidak membebani persendian.
• Aqua aerobics adalah aktivitas tanpa tekanan yang bersifat menyenangkan. Jenis olahraga ini seperti olahraga aerobik low impact yang menguntungkan seluruh bagian tubuh.
• Jalan adalah olahraga semua kelompok umur dan merupakan aktivitas sosial yang bersifat low impact. Anda dapat mengobrol dengan teman-teman selagi berolahraga. Jalan cepat dapat membakar kalori per kilometer yang kira-kira sama jumlahnya dengan kalori yang terbuang bila Anda lari.
• Latihan kekuatan membantu mempertahankan postur tubuh dan rasa keseimbangan. Jenis olahraga ini penting untuk orang lanjut usia.
• Latihan kelenturan merupakan latihan penting untuk orang lanjut usia. Latihan ini membuat sendi lentur dan membantu menghilangkan efek akibat serangan artritis.
• Yoga merupakan latihan kedisiplinan yang sudah ada sejak lama. Latihan ini dapat membangun kelenturan, stamina, dan pengontrolan napas, sering disebut The Fountain of Youth.

• Taichi, olahraga bela diri dari Cina, dapat memperbaiki keseimbaingan dan koordinasi. Latihan ini juga membangun kekuatan otot untuk memperbaiki kontrol motorik dan postur tubuh. Latihan ini memberi efek menenangkan bagi pikiran.

Pentingnya Pemanasan

Pemanasan sebelum olahraga diperlukan untuk mengurangi risiko cedera. Dengan pemanasan, tubuh siap berolahraga. Pemanasan akan meningkatkan aliran darah di sekujur tubuh. Ini artinya otot-otot tubuh dapat bergerak lebih mudah.

Pemanasan sebaiknya mencakup aktivitas fisik ringan. Pastikan Anda melakukan pemanasan bagi otot sebelum berolahraga. Contohnya, kalau Anda seorang pelari, beri pemanasan yang cukup pada otot kaki.

Ada beberapa tip melakukan pemanasan:
• Lakukan gerakan ringan selama 1-5 menit.
• Anda bisa melakukan jalan santai atau joging. Ini menjadi cara yang baik untuk memanaskan otot dan mempersiapkan tubuh untuk berolahraga.
• Pastikan pula Anda melakukan peregangan sebagai bagian dari pemanasan, terutama bila Anda berolahraga intensif atau dengan kecepatan tinggi.
• Jangan lupa lakukan pendinginan usai berolahraga dengan peregangan lagi. Juga lakukan aktivitas ringan seperti berjalan.

Yang penting sebelum melakukan olahraga permainan:
• Setiap orang harus mengetahui kondisi tubuhnya.
• Lebih baik berlatih sebelum bertanding.
• Jangan lupa siapkan fisik dengan tidur cukup. Tidur hanya dua jam lalu ikut olahraga permainan. bisa membahayakan keselamatan diri.

Sumber : http://www.bessik.com/


Saterasna......

Thursday, January 15, 2009

Wong Fei Hung

Artikel ini kiriman dari Saudara Bujank Sawunggaling melalui milis thifan-po-khan@googlegroups.com. Saya ucapkan terima kasih atas kiriman artikel ini. Semoga bermanfaat untuk semuanya.

Wong Fei Hung & Kungfunya

Wong fei hung mungkin dikira cuma sebuah karya fiksi dalam suatu novel silat yg terkenal... namun keberadaan sang tokoh tersebut emang exist dan toko obatnya yg terkenal itu "Pho chi lam" emang ada...dan NYATA.. tokoh ini hidup dimasa cina sebelum revolusi nasionalis yang merubah sistim dinasti kerajaan menjadi sebuah negara (asas nasionalis kebangsaa) .

Wong Fei Hung (1847-1924) adlh seorang guru bela diri, tabib, guru ilmu pengetahuan, dan revolusioner. Moto hidupnya "menolong yg lemah dan yg gak mampu". Dia anak dari seorang ahli fisika, ahli obat2an dan guru bela diri, namanya Wong Kay Ying. Ayahnya ini yg mendirikan klinik obat yg namanya Poh chi lam dan Fei Hung sbg asisten ayahnya.
Fei Hung juga seorang revolusioner krn dia diam2 menentang org2 man chu.
klo soal Kung Fu.....dia belajar kung fu dari guru ayahnya. Ia belajar dasar2 seni bela diri Hung Gar. Ia juga ahli memainkan berbagai senjata terutama tongkat. Konon legendanya dia pernah melawan 30 org di Kanton.
soal ilmu obat2an dia belajar banyak dari ayahnya.

Artikel lebih lengkap klik di sini

Saterasna......

Thursday, November 13, 2008

Warga Muslim Uighur Desak China Bertanggung Jawab atas Pembantaian di Gulja

Warga Muslim Uighur*), China di AS melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor kedutaan besar China di Washington DC. Aksi unjuk rasa itu dilakukan sebagai bentuk protes atas peristiwa pembantaian yang terjadi sepuluh tahun lalu.

Para pengunjuk rasa mengibarkan bendera Uighur dan meneriakkan slogan-slogan berisi seruan agar China bertanggungjawab atas banyaknya korban tewas dalam peristiwa yang terjadi pada 5 Februari 1997, yang mirip dengan peristiwa pembantaian di Lapangan Tiananmen tahun 1989.

Menurut organisasi pemantau hak asasi manusia, Amnesty International, ratusan bahkan mungkin ribuan orang tewas dan terluka saat polisi membubarkan aksi massa di kota Gulja, wilayah Xinjiang, China tahun 1997.

Dalam aksi protes di depan kantor kedubes China di Washington DC, Senin (5/2), salah seorang pemipin warga Uighur di pengasingan, Rebiya Kadeer menyatakan, sampai sekarang pemerintah China masih menindas warga Uighur. Dan pemerintah China tidak pernah mengambil langkah tertentu untuk menjelaskan peristiwa di Gulja-kota yang sekarang dikenal dengan nama Yining-di mana sekitar delapan ribu orang "hilang tanpa jejak."

"Sepuluh tahun telah berlalu, tapi otoritas pemerintahan China masih belum bertanggungjawab atas hilangnya nyawa orang-orang tak berdosa dan mereka yang hilang setelah peristiwa pembantaian di Gulja, " ujar Kadeer.

Kadeer, dulunya adalah seorang pengusaha perempuan yang sukses di Xinjiang. Ia dipenjara pemerintah China dengan tuduhan membocorkan rahasia negara. Dia dibebaskan dan diasingkan ke AS pada tahun 2005, setelah menjalani hukuman lima tahun penjara dari delapan tahun vonis yang dijatuhkan padanya.

Kadeer menuding pemerintah China telah melakukan "pemusnahan budaya" terhadap warga Uighur, karena berambisi untuk menguasai kekayaan sumber energi dan mineral yang banyak terkandung di bagian barat Xinjiang.

Direktur Advokasi wilayah Asia Pasifik Amnesty International, T. Kumar mengungkapkan, banyak warga Uighur yang ditangkap setelah peristiwa di Gulja, mengalami penyiksaan fisik oleh aparat keamanan China.

"Tak satupun orang yang bertanggungjawab atas pembantaian itu dan kami menyerukan dunia internasional untuk mendorong dilakukannya penyelidikan atas kasus ini dan tindakan-tindakan penyelewengan lainnya yang dialami warga Uighur, " jelas Kumar seperti dikutip AFP.

Xinjiang pernah menikmati kemerdekaannya pada era 1940-an sebagai Republik Turkistan Timur, sebelum menjadi bagian dari wilayah Republik Rakyat China. Sejak itu, tepatnya sejak tahun 1990-an, sering terjadi serangan-serangan berskala kecil. China menuding serangan itu dilakukan oleh kelompok separatis Uighur dan dipicu oleh kelompok Islam radikal yang memiliki hubungan dengan al-Qaidah.

Tuduhan itu dibantah oleh para aktivis Uighur. Rebiya Kadeer mengatakan, serangan-serangan itu dilakukan oleh sekelompok kecil masyarakat, sedangkan mayoritas warga Uighur hanya menginginkan haknya, untuk bisa menjalankan ibadah sesuai agama yang mereka anut dan dibebaskan dari pajak-pajak.

Para aktivis Uighur mengatakan, China memanfaatkan serangan-serangan tersebut untuk menunjukkan dukungannya pada AS dalam kampanye perang melawan terorisme dan menjadi pembenaran bagi China untuk menindas budaya Uighur, khususnya yang berakar pada Islam.

Sumber : Eramuslim

Note:
*) Dalam Kitab Thifan Po Khan ditulis Wigu

Saterasna......

Wednesday, November 5, 2008

MANUSIA LISTRIK

Manusia Bertagangan 220 Volt

Manusia pada dasarnya memang punya energi listrik dalam tubuhnya. Tapi bagaimana kalau benar-benar ada manusia yang punya daya listrik yang bisa menyalakan lampu ketika dipegangnya. Kejadian itu ditemukan di China, ketika seorang kakek bernama Zhang Deke dari Xinjiang memiliki kemampuan menyembuhkan dengan energi listrik.

Dengan menggunakan arus listrik 220 volt di tubuhnya, kakek Zhang Deke mengobati Wang Xinhao yang menderita sakit pinggang. Beberapa bulan lalu, Wang Xinhao proliferasi ruas tulang pinggang, 1-7 sendinya kaku, sepanjang hari berbaring di ranjang dan tidak dapat mengatasi kehidupan sehari-harinya. Rumah sakit setempat juga belum berani melakukan operasi mengingat keadaan penyakit dan usianya. Namun, setelah diterapi listrik 9 kali/bulan oleh kakek Zhang Deke, keadaan penyakit Wang Xinhao tampak mulai membaik, dan sekarang juga sudah bisa bergerak aktif mengendarai sepedanya.

Contoh lain, Kakek Zhang Deke menggantungkan 6 buah lampu 13 watt warna merah dan putih di atas kepala dan telinganya, satu tangannya menggenggam kawat bermuatan listrik, sedang tangan satunya lagi menggenggam kawat tak berarus listrik, setelah tersambung dengan sumber listrik, perlu diketahui sumber listrik sebesar 220 volt di badannya itu sebagai penghantar, dan tidak lama kemudian 6 buah lampu 13 watt semuanya pun menyala seketika, bahkan tingkat terang lampu tersebut dapat dikendalikannya.

Menurut informasi, kakek yang berusia 71 tahun ini adalah seorang buruh pensiunan, kadang kala ia selalu berolahraga untuk "menyehatkan badannya". Deng an arus listrik tegangan 220 volt, orang-orang setempat menyebutnya sebagai "manusia ajaib" atau "manusia listrik". Tubuhnya tidak saja sebagai konduktor, bahkan dapat mengendalikan arus listrik. Selain itu, arus listrik bertegangan 220 volt yang melalui tubuhnya juga dapat memanggang hingga matang seekor ikan hidup dalam waktu 2 menit.

Kakek Zhang kerap mengobati encok, radang sendi, sengal pinggang dan sebagainya kepada para kerabat dan sahabat karibnya atau mereka yang berhubungan baik dengannya dengan arus listrik di badannya, dan hasilnya sangat efektif. Setelah tubuhnya dialiri arus listrik tegangan 220 volt, ke-5 jari tangannya pun menjadi "jarum listrik", yang digunakan untuk terapi listrik, Kakek Zhang juga tidak pernah meminta bayaran pada orang yang diterapi dengan listriknya, jika dalam 3 hari terapi dan belum tampak hasilnya, maka ia akan meminta penderita untuk berobat ke rumah sakit.

Tahun 1994 setelah pensiun, ia ke lembaga ilmu pengetahuan China cabang Xinjiang untuk check-up, dan kesimpulan dari personil riset ilmiah, kondisinya termasuk suatu manifestasi abnormal kekuatan tubuh yang unik, adapun mengenai sebabnya, para ahli terkait tidak memberi jawaban yang pasti.

Sumber :
http://www.rileks.com/

Saterasna......

Monday, November 3, 2008

Amin Mosque in Turfan

Turfan is located about 150 km southeast of Ürümqi, Xinjiang's capital, in a mountain basin, on the northern side of the Turfan Depression, at an elevation of 98 feet above sea level.

Has long been the centre of a fertile oasis (with water provided by karez) and an important trade centre. It was historically located along the Silk Road's northern route, at which time it was adjacent to the kingdoms of Korla and Karashahr to the southwest and the town of Qarakhoja (Gaochang) to the southeast.

Next Images

Saterasna......

Tuesday, October 28, 2008

Alasan Berhenti Latihan Thifan Po Khan (2)

Tulisan sebelumnya, sibuk merupakan salah satu faktor tamid berhenti latihan Thifan, bagaimana? masih sibuk? sehingga belum sempat latihan lagi? tidak apa-apa, sobat tamid pasti lebih tau yang terbaik untuk di lakukan. Faktor lain yang menghambat latihan tamid adalah :

Nikah

"Nikah bisa menjadi penghalang latihan? ah yang beneeer....!!!"
mungkin itu yang terlintas di pikiran sobat, yaaa gimana lagi, memang kenyataannya nikah menjadi salah satu faktor penyebab tamid berhenti latihan.

Sepanjang yang saya amati di lanah saya, dari tamid yang memasuki jenjang pernikahan, 95% minta izin cuti latihan, izinnya untuk 1 atau 2 kali pertemuan, tapi ditunggu-tunggu hanya 20% latihan lagi, itu juga rata-rata setelah lebih dari satu bulan, tidak seperti yang dijanjikan, baru muncul lagi kira-kira 50% setelah enam bulan lebih, sisanya berhenti total, tapi sebagian masih sering kontak (baca silaturrahim) via telephone dengan alasan yang pertama yaitu sibuk.

Tujuan saya memasukkan Nikah sebagai salah satu faktor penghambat latihan, agar sobat semua siap-siap menghadapi kendala ini, ketika tamid baru masuk dengan status belum nikah, sudah saya siapkan mental bahwa suatu saat dia akan berhenti latihan entah untuk sementara atau seterusnya, tergantung bagaimana dia bisa menghadapi rumit dan indahnya pernikahan.

Mungkin, inilah kendala utama kenapa Thifan Po Khan untuk akhwat (perempuan) tidak pernah berkembang, sebenarnya cukup banyak akhwat yang berminat untuk latihan Thifan, itu dari dulu, lembaga Thifan Po Khan pernah mencoba mengkader beberapa akhwat untuk dijadikan pelatih, hasilnya, hebat, semangat mereka untuk berlatih dan melatih cukup tinggi, tapi itu tidak berlangsung lama, setelah mereka memasuki jenjang pernikahan, semuanya bubar, tidak ada lagi idealis yang mereka tanamkan dulu. hal ini kita maklumi karena seorang wanita muslimah harus taat pada suaminya, apalagi kalau suaminya itu bukan pecinta bela diri.

Bagaimana kalau nikah sesama kader Thifan saja, dengan tujuan agar mereka saling mendukung? mungkin ada yang mengusulkan seperti itu, itu sudah pernah terjadi, ada beberapa kader ikhwan dan akhwat Thifan yang menikah, tapi kenyataannya tetap saja, malah mereka tidak pernah latihan lagi.

Atau bagaimana kalau para senior Thifan Po Khan yang masih aktif, mengkader isteri-isteri mereka untuk menjadi pelatih Thifan? Ide ini boleh juga, tapi kita tidak pernah tau masalah di setiap keluarga senior masing-masing, sehingga yang jelas, dari sekian banyak senior Thifan, hanya ada beberapa orang saja yang melatih isterinya.

Intinya, kehidupan setelah pernikahan itu susah ditebak, apakah akan baik-baik saja? atau akan ada masalah? atau bahkan jadi musibah? kita tidak pernah tau, karena itu, untuk tamid-tamid yang belum nikah, siap-siap saja menghadapi masa transisi ini, dari terbiasa hidup sendiri, bisa mengatur waktu sendiri, tiba-tiba harus berbagi waktu, berbagi perhatian, karena itu kuatkan niat dari sekarang, sebaiknya sampaikan pada calon isteri, tentang keinginan sobat untuk tetap aktif latihan Thifan setelah nikah nanti.

Untuk para pembimbing atau pelatih Thifan, jangan bosan-bosan untuk memberi semangat kepada tamid-tamidnya agar tetap berlatih, dan untuk sobat-sobat yang masih aktif latihan Thifan, jangan merasa telah menjadi yang terbaik, dan jangan mengklaim teman-teman kita yang berhenti latihan adalah 'pecundang', karena latihan Thifan itu bukan satu-satunya jalan dakwah.

Bagaimana pendapat sobat?

Saterasna......